Kepala Sekolah SMAN 1 KUNIR, Rudi, S.Pd, M.M, menegaskan bahwa lembaga pendidikan yang dipimpinnya berkomitmen penuh menjaga integritas dan transparansi dalam pelayanan kepada siswa maupun orang tua. Ia memastikan bahwa di SMAN Kunir tidak ada pungutan liar, tidak ada penahanan ijazah dan pengambilan ijazah dilakukan secara gratis.
“SMAN 1 KUNIR berpegang teguh pada aturan pemerintah. Kami pastikan tidak ada pungutan liar dalam bentuk apapun. Ijazah juga bisa diambil gratis tanpa penahanan, karena itu adalah hak siswa,” ujar Rudi, S.Pd, M.M saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/8/2025).
Tokoh Masyarakat Ikut Menegaskan
Tokoh masyarakat H. Supar juga mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah. “Transparansi seperti ini penting agar masyarakat percaya penuh pada lembaga pendidikan. Tidak ada pungutan dan ijazah gratis adalah bukti nyata komitmen sekolah,” katanya.

Bersama Komite SMAN 1 KUNIR diwakili Ibu Susiami, S Pd, M.Pd, menambahkan bahwa sekolah bersama komite telah sepakat mendukung program bebas pungutan liar.
“Kami selalu bermusyawarah bersama agar kegiatan sekolah jelas dan tidak membebani orang tua siswa. Prinsipnya, ijazah adalah hak anak dan bisa diambil tanpa biaya,” tegasnya.


Dengan komitmen bersama antara pihak sekolah, komite sekolah, hingga pemerintah desa dan kecamatan, SMAN 1 KUNIR menegaskan diri sebagai sekolah yang bersih, transparan, dan berpihak pada siswa.
Tinggalkan Komentar